Membara blog

Memahami Keagungan 'Allahumma Bariklana': Doa Memohon Berkah dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam hiruk pikuk kehidupan modern, terkadang kita lupa untuk menyisihkan waktu sejenak, berhenti sejenak dari kesibukan dunia, dan memanjatkan doa. Padahal, doa adalah jembatan spiritual yang menghubungkan kita dengan Sang Pencipta, sumber segala kekuatan dan keberkahan. Salah satu doa yang paling sering kita dengar, terutama saat hidangan tersaji di depan mata, adalah “Allahumma bariklana”. Doa singkat ini memiliki makna yang begitu mendalam dan penting dalam kehidupan seorang Muslim.

Bagi banyak orang, terutama yang baru belajar tentang Islam, mungkin pernah bertanya-tanya mengenai “allahumma bariklana artinya brainly”. Pertanyaan ini wajar, sebab internet, termasuk platform seperti Brainly, menjadi salah satu sumber informasi awal bagi banyak orang untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seputar agama. Mari kita bedah lebih dalam arti dan keutamaan doa ini.

Arti Allahumma Bariklana

Secara harfiah, “Allahumma” berasal dari kata “Allah” yang berarti Tuhan, dan “umma” yang merupakan panggilan atau seruan. Jadi, “Allahumma” dapat diartikan sebagai “Wahai Allah”. Kata “Bariklana” sendiri berasal dari akar kata “barakah” (بركة) yang berarti berkah, keberkahan, rahmat, kebaikan yang melimpah, dan bertambahnya kebaikan. Sehingga, frasa “Allahumma bariklana” secara keseluruhan dapat diartikan sebagai: “Ya Allah, berikanlah kami keberkahan.”

Doa ini biasanya dibaca sebelum makan dan minum, namun maknanya jauh lebih luas dari sekadar meminta keberkahan atas makanan. Doa ini adalah pengakuan bahwa segala rezeki dan nikmat yang kita terima berasal dari Allah semata. Membacanya adalah bentuk syukur, kerendahan hati, dan penyerahan diri kepada-Nya.

Lafal Lengkap dan Keutamaannya

Doa yang paling umum dibaca sebelum makan adalah:

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ مَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

(Allahumma bariklana fi ma razaqtana wa qina ‘adzabannar.)

Artinya: “Ya Allah, berikanlah keberkahan pada apa yang telah Engkau rezekikan kepada kami, dan jauhkanlah kami dari siksa neraka.”

Perhatikan bahwa doa ini tidak hanya meminta keberkahan atas rezeki (dalam hal ini makanan), tetapi juga memohon perlindungan dari siksa neraka. Ini menunjukkan betapa luasnya cakupan permohonan kita kepada Allah. Keberkahan yang kita minta bukan hanya bersifat materi, tetapi juga keberkahan dalam kesehatan, umur, ilmu, keluarga, dan segala aspek kehidupan. Memohon perlindungan dari siksa neraka adalah permohonan keselamatan abadi di akhirat, yang tentu saja jauh lebih penting dari keberkahan duniawi semata.

Keutamaan membaca doa ini sebelum makan sangatlah besar. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Mengundang Keberkahan atas Rezeki: Dengan membaca doa ini, kita memohon agar makanan yang kita makan menjadi berkah. Makanan yang berkah bukan hanya mengenyangkan perut, tetapi juga memberikan kekuatan, kesehatan, dan menjadi sarana untuk beribadah kepada Allah. Makanan yang tidak berkah, meskipun banyak, justru bisa mendatangkan mudharat.

  2. Menghindari Syaitan: Diriwayatkan oleh Muslim, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya syaitan menghalalkan makanan yang tidak dibacakan nama Allah padanya.” Artinya, jika kita tidak berdoa sebelum makan, syaitan bisa ikut serta menikmati makanan kita, dan ini tentu tidak kita inginkan. Kehadiran syaitan dalam makanan dapat mendatangkan penyakit atau hal-hal buruk lainnya.

  3. Meningkatkan Rasa Syukur: Doa ini secara otomatis mengingatkan kita bahwa segala nikmat, termasuk makanan di hadapan kita, adalah anugerah dari Allah. Hal ini akan menumbuhkan rasa syukur dalam hati, sebuah sifat mulia yang sangat dicintai Allah.

  4. Memperoleh Pahala: Membaca doa adalah ibadah. Setiap kali kita berusaha mencontoh sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kita akan mendapatkan pahala.

  5. Menjauhkan dari Siksa Neraka: Seperti yang telah disebutkan dalam lafal lengkapnya, kita juga memohon perlindungan dari siksa neraka. Permohonan ini adalah manifestasi keyakinan kita akan adanya kehidupan akhirat dan keinginan untuk meraih keselamatan di sana.

Kapan Saja Kita Membacanya?

Meskipun doa “Allahumma bariklana” paling umum dibaca sebelum makan dan minum, kita bisa mengamalkan makna “memohon keberkahan” ini dalam berbagai situasi lain dalam hidup kita.

  • Memulai Pekerjaan atau Usaha: Sebelum memulai aktivitas pekerjaan, bisnis, atau proyek penting, kita bisa memohon keberkahan agar segala usaha kita berjalan lancar dan membuahkan hasil yang baik.
  • Memulai Perjalanan: Saat hendak melakukan perjalanan, baik jauh maupun dekat, memohon keberkahan adalah cara untuk mendapatkan perlindungan dan kelancaran selama perjalanan.
  • Memulai Studi atau Belajar: Untuk menimba ilmu, memohon keberkahan akan menjadikan ilmu yang didapat bermanfaat dan berkah.
  • Setiap Momen Penting: Pada dasarnya, setiap kali kita memulai sesuatu yang penting atau berharap kebaikan dari suatu urusan, memanjatkan doa memohon keberkahan adalah sikap seorang mukmin yang senantiasa bergantung pada Allah.

Lebih dari Sekadar Lafal

Penting untuk diingat bahwa doa bukan hanya sekadar rangkaian kata. Keikhlasan niat, keyakinan yang teguh, dan usaha yang dibarengi doa adalah kunci utama. Saat mengucapkan “Allahumma bariklana”, hayati maknanya dalam hati. Rasakan kerendahan hati kita di hadapan Allah, hargai setiap nikmat yang diberikan, dan bersungguh-sungguhlah dalam beribadah dan berbuat kebaikan.

Memahami arti “allahumma bariklana artinya brainly” hanyalah langkah awal. Mengamalkannya secara rutin, dengan penuh penghayatan, adalah tujuan utamanya. Dengan memohon keberkahan dalam setiap aspek kehidupan, insya Allah, Allah akan senantiasa melimpahkan rahmat dan kebaikan-Nya kepada kita, baik di dunia maupun di akhirat.