Membara blog

Memahami Keutamaan dan Bacaan 'Allahumma Bariklana'

Dalam perjalanan spiritual seorang Muslim, ada kalanya kita merenungkan kedalaman makna di balik doa-doa yang kita panjatkan. Salah satu doa yang sering kita dengar dan ucapkan, terutama sebelum menyantap hidangan, adalah “Allahumma bariklana”. Bacaan singkat ini menyimpan kekayaan makna dan keutamaan yang luar biasa, menyentuh aspek syukur, kepatuhan, dan permohonan keberkahan dari Sang Maha Pemberi. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai bacaan allahumma bariklana arab, maknanya, serta keutamaan mengamalkannya.

Allahumma Bariklana Arab: Makna Mendalam di Balik Bacaan Sederhana

Secara harfiah, “Allahumma bariklana” dalam bahasa Arab berarti “Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada kami”. Kata “Allahumma” adalah panggilan kepada Allah SWT, menunjukkan bahwa doa ini ditujukan langsung kepada Sang Pencipta. “Bariklana” sendiri berasal dari akar kata “barakah” (بركة), yang berarti keberkahan, bertambahnya kebaikan, dan kemanfaatan.

Jadi, ketika kita mengucapkan “Allahumma bariklana” sebelum makan, kita tidak hanya sekadar mengucapkan sebuah kalimat. Kita sedang memohon kepada Allah agar makanan yang akan kita konsumsi diberkahi. Keberkahan ini mencakup lebih dari sekadar rasa kenyang. Ia berarti makanan tersebut menjadi sumber kekuatan yang halal, menyehatkan badan dan jiwa, serta menjadi sarana untuk ketaatan kepada-Nya.

Selengkapnya, doa sebelum makan yang umum dianjurkan adalah:

“ALLAHUMMA BARIK LANAA FII MAA RAZAQTANAA WA QINAA ‘ADZAABAN NAAR.”

Artinya: “Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada kami pada apa yang telah Engkau rezekikan kepada kami, dan lindungilah kami dari siksa api neraka.”

Bacaan lengkap ini semakin memperkaya makna permohonan kita. Selain memohon keberkahan pada rezeki yang telah diberikan, kita juga memohon perlindungan dari siksa api neraka. Ini menunjukkan bahwa seorang Muslim diajarkan untuk selalu menghubungkan setiap aspek kehidupannya, bahkan urusan makan, dengan keridaan Allah dan tujuan akhir yaitu keselamatan di akhirat.

Keutamaan Mengucapkan ‘Allahumma Bariklana’

Mengamalkan bacaan “Allahumma bariklana” sebelum makan bukanlah sekadar tradisi, melainkan sebuah amalan yang memiliki keutamaan besar:

  1. Mendapatkan Keberkahan dalam Makanan: Inilah tujuan utama dari doa ini. Dengan memohon keberkahan, makanan yang kita santap akan menjadi lebih bermanfaat, menambah kekuatan untuk beribadah, dan dijauhkan dari mudharat. Keberkahan bisa berarti makanan yang sedikit menjadi cukup, makanan yang biasa menjadi luar biasa nikmatnya, atau makanan tersebut menjadi sumber kesehatan dan terhindar dari penyakit.

  2. Menumbuhkan Rasa Syukur: Mengucapkan doa sebelum makan adalah bentuk pengakuan bahwa seluruh rezeki yang kita terima berasal dari Allah SWT. Ini adalah wujud syukur atas nikmat yang tak terhingga. Syukur adalah kunci bertambahnya nikmat, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti akan Kami tambahkan (nikmat) kepadamu…” (QS. Ibrahim: 7).

  3. Menjauhi Diri dari Sifat Sombong: Ketika seseorang makan tanpa berdoa, ia cenderung merasa bahwa kekuatan dan kemampuannya sendiri yang mendatangkan makanan tersebut. Padahal, segala sesuatu berada dalam kekuasaan Allah. Doa ini mengingatkan kita akan ketergantungan kita kepada Allah, sehingga menumbuhkan kerendahan hati dan menjauhi kesombongan.

  4. Menghindari Makan dari Sumber yang Haram: Dalam beberapa riwayat, makan tanpa doa dapat membuat makanan tersebut menjadi sumber keburukan bagi pelakunya. Sebaliknya, berdoa sebelum makan adalah salah satu cara untuk memohon agar kita terhindar dari mengonsumsi makanan yang haram atau syubhat (samar-samar kehalalannya). Ini juga termasuk permohonan perlindungan dari siksa api neraka, yang salah satu sebabnya adalah memakan harta haram.

  5. Mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW: Doa sebelum makan adalah salah satu sunnah Rasulullah SAW yang sangat dianjurkan. Mengikuti tuntunan Nabi berarti kita sedang menjalankan ibadah dan berharap mendapatkan pahala serta kecintaan dari Allah SWT. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian makan, maka hendaklah ia membaca bismillah…” (HR. Bukhari dan Muslim). Membaca “Allahumma bariklana” adalah pengembangan dari bacaan bismillah ini, yang mencakup permohonan keberkahan secara lebih spesifik.

  6. Memperoleh Perlindungan dari Siksa Api Neraka: Seperti yang tertera dalam bacaan lengkap doa, memohon perlindungan dari siksa api neraka adalah tujuan penting. Makanan yang kita makan, jika tidak diberkahi dan diperoleh dengan cara yang tidak diridai, bisa menjadi jalan menuju dosa dan akhirnya siksa.

Kapan Sebaiknya Mengucapkan ‘Allahumma Bariklana’?

Doa ini sebaiknya diucapkan sebelum memulai makan. Jika seseorang lupa, ia bisa membacanya ketika teringat, bahkan ketika sudah mulai makan, dengan membaca “Bismillahi aw ‘alaa bismillahi aw awwalahu wa akhiruhu” (Dengan nama Allah di awal dan di akhir). Namun, lebih utama adalah membiasakan diri membacanya sebelum suapan pertama.

Penting juga untuk mengajarkan doa ini kepada anak-anak sejak dini. Membiasakan mereka berdoa sebelum makan akan menanamkan nilai-nilai agama dan adab yang baik sejak usia mereka masih belia.

Kesimpulan

Bacaan allahumma bariklana arab, beserta kelengkapannya, adalah doa yang singkat namun sarat makna. Ia mengajarkan kita untuk selalu terhubung dengan Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan, termasuk saat menikmati rezeki berupa makanan. Dengan memahami keutamaan dan mengamalkannya secara konsisten, kita berharap setiap suapan yang masuk ke dalam tubuh kita diberkahi, menjadi sumber kebaikan, dan menjauhkan kita dari murka-Nya. Mari jadikan doa ini sebagai bagian tak terpisahkan dari rutinitas kita, sebagai ungkapan syukur dan permohonan keberkahan yang tiada henti.